Kelulusan Uji Coba UN Kalsel 30 Persen
25 Februari 2010 | Kalimantan Selatan
Hasil uji coba (try out) ujian nasional tingkat SMU di Kalimantan Selatan jeblok. Rata-rata tingkat kelulusan siswa hanya 30 persen. Bahkan, di beberapa daerah tingkat kelulusan nol persen.
Sekretaris Dinas Pendidikan Nasional Kalsel Herman Taufan, Rabu (24/2), mengatakan hasilnya uji coba ujian nasional Kalsel memang mengecewakan. “Tingkat kelulusan rata-rata siswa dalam uji coba hanya 30 persen,” katanya.
Namun, hasil tersebut belum bisa dijadikan patokan dalam persiapan pelaksanaan ujian nasional mendatang. Diakuinya, para peserta uji coba ujian tingkat SMU di Kalsel kurang serius dalam mengerjakan soal karena hanya bersifat uji coba. Menurutnya, hasil ujian nasional tahun-tahun sebelumnya, Kalsel mampu mencapai hasil cukup baik.
Sejumlah daerah seperti Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, dan Kotabaru menempati posisi terendah tingkat kelulusan siswa. Sebagai contoh, tidak satu pun siswa jurusan IPS di Kabupaten Tapin dan Balangan yang lulus. Demikian juga dengan siswa Madrasah Aliyah di Banjarmasin, Tabalong, dan Tapin.
Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kotabaru Rai Rajuni mengakui buruknya hasil uji coba ujian nasional di wilayahnya disebabkan ketidakseriusan siswa dan kurangnya pemahaman siswa terhadap soal ujian. “Mungkin murid-murid kami tidak mampu mengerjakan soal-soal ujian tersebut. Padahal, persiapan dari pihak sekolah sudah maksimal,” ungkapnya. (MI)
Pakacil Netnews dikelola dari Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, sebagai salah satu rangkaian media online Pakacil yang terdiri dari pakacil.net ; pakacil.com dan pakacil.org


