<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pakacil</title>
	<atom:link href="http://pakacil.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pakacil.net</link>
	<description>&#34;Pada Sebuah Ruang 12m persegi di Kota Banjarbaru&#34;</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 13:47:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Ponsel &amp; Petuah Untuk Muda-Mudi</title>
		<link>http://pakacil.net/2012/02/ponsel-petuah-untuk-muda-mudi/</link>
		<comments>http://pakacil.net/2012/02/ponsel-petuah-untuk-muda-mudi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 13:47:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pakacil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bebas & Apa Saja]]></category>
		<category><![CDATA[lalu lintas]]></category>
		<category><![CDATA[ponsell]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.net/?p=973</guid>
		<description><![CDATA[Kegundahan saya entah sudah mencapai titik kulminasi atau tidak, hari ke hari selalu saja kian bertambah. Itu jika melihat para pengendara kendaraan bermotor asyik menggunakan ponsel mereka sambil mengemudi, berapapun rodanya. Tidak peduli usia dan jenis kelaminnya, jika melihat hal itu selalu saja sayanya &#8220;merasa marah&#8221; dan kadang kala tak peduli siapa langsung saya tegur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="Jangan gunakan ponsel saat berkendara" src="https://lh5.googleusercontent.com/-Y2BJKKljVHo/TyqLryw7MFI/AAAAAAAAAFM/Y-KPNKhxzpI/s144/phone.png" title="Jangan gunakan ponsel saat berkendara" class="alignleft" width="144" height="144" />Kegundahan saya entah sudah mencapai titik kulminasi atau tidak, hari ke hari selalu saja kian bertambah. Itu jika melihat para pengendara kendaraan bermotor asyik menggunakan ponsel mereka sambil mengemudi, berapapun rodanya.</p>
<p>Tidak peduli usia dan jenis kelaminnya, jika melihat hal itu selalu saja sayanya &#8220;merasa marah&#8221; dan kadang kala tak peduli siapa langsung saya tegur di tempat dengan beragam cara.<br />
<span id="more-973"></span><br />
Tidaklah akan sayanya menguraikan tentang aturan yang termaktub dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan itu. Silakan cari dan baca sendiri, <a href="http://www.google.co.id/search?q=UU+Nomor+22+Tahun+2009" title="UU Nomor 22 Tahun 2009" target="_blank">salah satunya bisa melalui di unduh di sini</a>.</p>
<p>Jangan bayangkan saya akanpun menasihati dengan ragam petuah bijak yang kadang kala sudah menjadi basi. Sebagaimana akunya sudah tidak yakin lagi dengan papan pengumuman &#8220;Harap Jangan Buang Sampah di Sini&#8221; dan lebih memilih kalimat &#8220;Yang Buang Sampah di Sini Pasti Goblok&#8221;.</p>
<p>Sudah jelaspun, bahwa menggunakan ponsel, terutama <em>texting</em>, sambil berkendara itu adalah menyita konsentrasi. Tidak hanya membahayakan diri sendiri, namun juga orang lain. Tidak hanya satu orang kawan yang pernah ditabrak oleh mereka yang melakukan itu. *<em>Tentu tidak tepat untuk mengatakan beruntung kawanku yang ditabrak, bukan akunya. Nanti marah²lah kawanku jadinya</em>*</p>
<p>Aku hanya mau bilang&#8230;</p>
<p>Hai anak mudi,</p>
<blockquote><p>Pemuda yang gemar menggunakan ponsel sambil berkendara itu adalah tanda bahwa ia tidak peduli dengan dirinya dengan dirinya sendiri apalagi orang lain. Maka sesungguhnya tidak pantas untuk kau jadikan pacar apalagi suami. Kalau ia bilang sayang maka pastilah bohong. Sebablah ia tidak sayang pada dirinya sendiri, apalah lagi orang lain. Faham kalian?</p></blockquote>
<p>Hai anak muda,</p>
<blockquote><p>Pemudi yang gemar menggunakan ponsel sambil berkendara itu adalah tanda bahwa ia tidak peduli dengan dirinya sendiri dan orang lain. Maka sungguh tepat untuk kau kejar dan permainkan. Sebab dengan nyawanya sendiri tidaklah ia peduli, apalagi sekedar kehormatannya. Kejarlah.</p></blockquote>
<p>Sementara itu, kawan yang kadang jalan dan duduk di sampingku kerap kali &#8220;ketiban sial&#8221; untuk angkat telpon atau bacakan SMS kala aku berkendara. Bukan apa-apa, hanya ada satu pihak yang dapat membuatku menepi &#038; berhenti dari berkendara untuk angkat telpon, yakni kalau itu telpon dari ibuku, ibuku, ibuku, abahku, baru isteriku. Itulah urutannya. Bukan karena punya tiga ibu, tapi itulah keutamaan seorang ibu.<br />
<img alt="Tertib Berlalu-Lintas" src="https://lh3.googleusercontent.com/-cTKGLX_bGD4/TyYf1Pxo0rI/AAAAAAAAACY/OTRTvJj14pU/s800/bn_tertib_lantas_2.png" title="Tertib Berlalu-Lintas" class="alignright" width="200" height="205" /><br />
Makanya kalau kawan yang baru pertama tau, biasanya kaget dan bingung kalau kuminta tolong buat angkatkan telpon. Tapi kalau sudah pernah sih ya faham. Isteriku tidak kagetpun kalau tiba-tiba yang angkat telpon suaminya adalah suara perempuan.</p>
<p>Jadi teringatpun pada apa yang dulu pernah kutuliskan pada sebuah media, bahwa mereka yang gemar texting sambil berkendara itu hanya memiliki 3 alasan: bodoh atau yakin memiliki nyawa rangkap, atau sudah menjalin perjanjian khusus dengan malaikat maut. Pada akhirnya ingatlah, bukan kita sendiri yang menggunakan jalanan!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakacil.net/2012/02/ponsel-petuah-untuk-muda-mudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kumpulan Status FB Januari 2011</title>
		<link>http://pakacil.net/2012/02/status-fb-januari-2011/</link>
		<comments>http://pakacil.net/2012/02/status-fb-januari-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 17:02:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pakacil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bebas & Apa Saja]]></category>
		<category><![CDATA[satus facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.net/?p=972</guid>
		<description><![CDATA[Status Facebook, bisa buat macam-macam. Ada yang menjadikannya ladang amal dengan kasih petuah bijak, ada yang gemar curhat publik &#038; berkeluh kesah, ada yang itu dan ada yang ini. Satu hal menarik adalah, senangnya aku menelusuri status² lama milik sendiri ataupun kawan. Ada kesenangan tersendiri kalau baca barang lama itu. Contohnya, ya status milik sendiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="Kumpulan Status FB Januari 2011" src="https://lh5.googleusercontent.com/-sfP0C0RjP-0/TyeXeB3VOoI/AAAAAAAAAD8/aEMsPzKW650/s144/facebook_logo.png" title="Kumpulan Status FB Januari 2011" class="alignleft" width="144" height="144" />Status Facebook, bisa buat macam-macam. Ada yang menjadikannya ladang amal dengan kasih petuah bijak, ada yang gemar curhat publik &#038; berkeluh kesah, ada yang itu dan ada yang ini.</p>
<p>Satu hal menarik adalah, senangnya aku menelusuri status² lama milik sendiri ataupun kawan. Ada kesenangan tersendiri kalau baca barang lama itu.</p>
<p>Contohnya, ya status milik sendiri ini, yang diambil dari koleksi status yang tayang pada Januari 2011 dan alhamdulillah sampai saat ini masih belum terdapat CD bajakannya.<br />
<span id="more-972"></span></p>
<hr />
08.01.2011</p>
<blockquote><p>siapa bilang saya tak suka nyuci dan nyetrika?!? sangat suka malah!!! masalahnya cuma lebih sering malas saja. cuma itu&#8230;</p></blockquote>
<hr />
14.01.2011</p>
<blockquote><p>jelang reuni dgn kawan seangkatan waktu smp dulu, yg akan diadakan besok, ijinkanlah pada kesempatan yg bahagia ini, serta dengan segala kerendahan hati kusampaikan bahwa, &#8220;aku masih seimut dulu&#8221;</p></blockquote>
<hr />
15.01.2011</p>
<blockquote><p>BERBAHAGIALAH jika suami/isteri/pacar Anda cemberut saat melihat koleksi foto² reuni Anda bersama kawan², karena itu adalah salah satu ciri utama reuni berjalan SUKSES. percayalah&#8230; <img src='http://pakacil.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<hr />
16.01-2011</p>
<blockquote><p>Jika ada yg berpikir bahwa Qais-Laila, Romeo-Juliet, St. Nurbaya-Syamsul Bahri dan lain sejenisnya adalah tragedi besar dalam dunia roman &#038; percintaan, maka itu adalah salah, bukan itu! karena masih ada tragedi yg lebih mengharukan. dan itu adalah &#8230;<br />
&#8230;<br />
bersambung ke status berikutnya, setelah beberapa waktu&#8230;</p></blockquote>
<hr />
17.01.2011</p>
<blockquote><p>sambungan status hari sebelumnya&#8230;<br />
&#8230; baru sekali menyatakan, namun 7 kali mendapat penolakan !!!<br />
* itulah yg kumaksudkan <img src='http://pakacil.net/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<hr />
19.01.2011</p>
<blockquote><p>jika seorang wanita menyatakan pikir-pikir dulu, maka ±91,35% ia sebenarnya pikir² caranya untuk menolak, ±3,27% pikir² menerima &#038; sisanya berpikir untuk pasrah kepada takdir.</p></blockquote>
<hr />
20.01.2011</p>
<blockquote><p>owkeh&#8230; selamat pagi kawan-kawan&#8230;<br />
semoga ini menjadi hari yang indah untuk kalian semua. tak peduli walau dirundung mendung. untuk kian menghangatkan pagi ini, sejenak kita dengarkan bersama-sama, Manis Manja Grouuuuup &#8230; cekidot!</p></blockquote>
<hr />
21.01.2011</p>
<blockquote><p>tidak&#8230; aku tidak ingin memutar kembali waktu, karena hanya dengan mengenangmu, itu sudah cukup untukku&#8230;  * cihhuuyyy&#8230;. efek demam 1 minggu penuh.</p></blockquote>
<hr />
24.01.2011</p>
<blockquote><p>berharap bersemangat di tengah malam, namun di playlist dipenuhi oleh tommy j pisa <img src='http://pakacil.net/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif' alt=':|' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<hr />
28.01.2011</p>
<blockquote><p>kalau orang² menilai sesuatu itu sebagai masalah, maka saia tidak, melainkan hanya bagian dari sebuah proses. dan efek baiknya -bagi saia- adalah, saia merasa tidak pernah memiliki masalah.</p></blockquote>
<hr />
29.01.2011</p>
<blockquote><p>dan bahkan jika terasa seperti ada yg menikam hatimu, maka bisa jadi itu adalah sumber bahagiamu (aku, pada suatu sore &#038; belum mandi, pura² bijak)</p></blockquote>
<hr />
30.01.2011</p>
<blockquote><p>&#8230; dan hanya ada dua alasan kenapa seseorang tak lagi merasakan sakit: karena memang tahan/kuat, serta terlampau sakit yg melebihi batas yg sanggup dirasakannya
</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8230; dan pernah dulu seorang mahasiswi bertanya, &#8220;kok gak pernah terlihat sedih sih mas?&#8221;. sembari tersenyum saya jawab, &#8220;sesuatu yg tidak kau lihat bukan berarti tak pernah terjadi&#8221;. dan iapun tersenyum yg justru membuat saya tak kuasa bertanya lebih lanjut dengan sebuah pertanyaan sederhana seperti: &#8220;kost dimana mbak?&#8221; &#8230; sayapun sedih jadinya  <img src='http://pakacil.net/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif' alt=':|' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
<blockquote><p>&#8230; dan aku tidak akan pernah khawatir akan diabetes, selama yang terlalu manis itu adalah kau, ya&#8230; kau&#8230;  | *ehm&#8230; tes&#8230; 1 2 3*</p></blockquote>
<hr />
<p>Nah, itulah dia kumpulan status facebook milikku yang diambil dari sebuah akun pribadi, akun yang khusus untuk kawan² dan mereka yang memang kukenal secara pribadi.</p>
<p>Apa yang bisa disimpulkan dari status² di atas?<br />
Hanya satu: tidak penting namun penting untuk diabaikan !!!<br />
 <img src='http://pakacil.net/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakacil.net/2012/02/status-fb-januari-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenalkan Kenalanmu Biar Kukenal</title>
		<link>http://pakacil.net/2012/01/kenal/</link>
		<comments>http://pakacil.net/2012/01/kenal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 04:44:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pakacil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bebas & Apa Saja]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mwahyunz.com/?p=814</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Berhati-hatilah kalau kenalan dengan seorang perempuan, alangkah jauh lebih baik jika juga diperkenalkan atau diberitahukan padaku&#8221;, setidaknya itulah petuah singkat yang kusampaikan pada sebut saja HD namanya. &#8220;Bukannya kenapa-kenapa, tapi siapa tau aku juga kenal&#8221;, lanjutku. Entah merasa yakin kalau aku tidak kenal atau khawatir tersaingi, itu HD tidak juga mau memperkenalkan gadis yang dikenalnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="Kenalkanlah Kenalan" src="https://lh4.googleusercontent.com/-JOBrVqdla4I/TkkOzL7u08I/AAAAAAAABzg/D1d5Ret-f6E/s800/kenalan.png" title="Kenalkanlah Kenalan" class="alignleft" width="144" height="144" />&#8220;Berhati-hatilah kalau kenalan dengan seorang perempuan, alangkah jauh lebih baik jika juga diperkenalkan atau diberitahukan padaku&#8221;, setidaknya itulah petuah singkat yang kusampaikan pada sebut saja HD namanya. &#8220;Bukannya kenapa-kenapa, tapi siapa tau aku juga kenal&#8221;, lanjutku.</p>
<p>Entah merasa yakin kalau aku tidak kenal <del datetime="2011-08-15T12:01:00+00:00">atau khawatir tersaingi</del>, itu HD tidak juga mau memperkenalkan gadis yang dikenalnya melalui facebook. Padahal, siang itu kuantarkanlah dia ke Banjarmasin yang katanya mau bertemu dengan itu perempuan, sebut saja NS namanya.<br />
<span id="more-814"></span><br />
Mungkin lebih tepatnya adalah, kupanas-panasi dan  sedikit paksa dia untuk bertemu, mumpung HD pas di Banjarmasin. Atau lebih tepatnya lagi, akulah yang penasaran dengan itu perempuan yang diceritakannya.</p>
<p>Sudah habis jurus untuk merayu HD, agar mau kasih tau namanya, ternyata dia memang teguh kukuh berlapis baja orangnya, tidak juga mau kasih tau namanya itu perempuan. Sampai pada suatu waktu, tiba diparkiran sebuah dinas di Propinsi Kalimantan Selatan, meluncurlah sebuah nama dari mulut HD, nama sang perempuan.</p>
<p>Sebelumnya diperjalanan, selalulah kutekankan, siapa tau akulah kenal juga dengan itu perempuan. Apalagi dengan menyakinkan 2 (dua) tebakanku benar, bahwa NS itu mengenakan jilbab dan berwajah bulat. Makin yakin HD kalau aku kenalpun. Padahal, sebenarnyalah itu tebakan semata-mata berdasar analisis statistik, bahwa hampir 90%-an pegawai perempuan di Kalsel ini mengenakan jilbab kalau ke kantor, dan soal wajah bulat itu adalah tebakan dengan tingkat kebenaran 50%. Bulat atau tidak.</p>
<blockquote><p>Siang hari, di halaman kantor sebuah dinas. Tempat pertemuan disepakati adalah sebuah depot yang terletak persis di seberang kantor itu. HD mungkin berdebar hatinya. Aku tentu saja menunggu kesempatan biar bisa bikin wajah HD macam udang rebus.</p></blockquote>
<p>Tak menunggu lama, NS muncul, lalu pesan² apa yang bisa dipesan. Tapi masalahnya bukan pada makanan, justru kinilah aku yang dibikin kaget, sekaget-kagetnya. Kondisi macam ini benar² di luar dugaan.</p>
<p>Setelah memandang itu perempuan, dan komunikasi sebentar, <em>niatnya untuk membiarkan HD berkomunikasi berdua saja</em>. Justru kurasa kenal dengan dia, dan tiba² saja NS berkata padaku&#8230;</p>
<p>&#8220;<em>Pian dulu rancak ka rumah ulun lho? Pian kan bakawan lawan mama ulun</em>&#8220;, atau yang dalam Bahasa Indonesia berarti:<br />
&#8220;<em>Pian kan dulu sering ke rumah ulun. Pian kan temannya mama ulun</em>&#8220;.<br />
*Arti kata: <a href="http://bahasabanjar.net/bahasa-banjar/Bahasa-Banjar-1/P/Pian-2223/" title="Arti kata Pian dalam Bahasa Banjar" target="_blank">pian</a> dan <a href="http://bahasabanjar.net/bahasa-banjar/Bahasa-Banjar-1/U/ulun-2224/" title="arti kata Ulun dalam Bahasa Banjar" target="_blank">ulun</a> bisa diklik pada tiap² kata itu.</p>
<p>Apa? Ya ampuuun&#8230; setelah memperhatikan, mengingat dan seterusnya. Benar rupanya bahwa si NS, adalah anaknya seorang temanku yang dulu sayanya sering ke rumah beliau. Aseli lupa, dia dulu itu masihpun SMP atau SMA, dan sekarang sudah sarjana dan jadi pegawai. Wajahnya pun benar² mirip dengan ibunya, yang juga kenal dengan mertuaku. </p>
<p>Kasihan juga si HD, acara perjumpaannya jadi terganggu, padahal sebentar lagi ia harus pulang ke Kalimantan Tengah, setelah 2 (dua) hari tidur di rumah. Jadilah itu kupinta nomor telpon ibunya NS lantas telpon beliau, tentu saja dengan tanpa mengaku sebelumnya siapa diriku.</p>
<p>+ <em>Hallo&#8230; selamat siang ibu, saya temannya puteri ibu, NS</em><br />
- iya, kenapa?<br />
+ <em>mau minta ijin bu, nanti mau ngajak NS nonton</em><br />
- kenapa? siapa tadi ini?<br />
+ <em>ijin mau ngajak nonton bu, saya temannya NS</em> *ga mau ngaku*<br />
- nonton apa?<br />
+ <em>ya nonton di bioskop, bu, tapi mungkin malam, midnight soalnya.</em><br />
- midnight???<br />
+ <em>iya ibu, yang pulangnya tengah malam itu.</em><br />
- bla..bla..bla.. *<em>lupa lagi, yg jelas panjang &#038; ada nada khawatir</em>&#8230;*<br />
 <img src='http://pakacil.net/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p>
<p>ya sudahlah&#8230; karena kurang enak juga terlalu lama bikin orang tua khawatir akan keselamatan puterinya, akhirnya buka identitas saja. Itu ibunya NS ngakak akhirnya dan kami bersambung cerita, panjang.</p>
<p>Bagaimana nasib HD dan perjumpaan dengan kenalannya?<br />
Hanyalah petuah bijak yang bisa kusampaikan padanya, &#8220;makanya&#8230; lain kali kalau ada kenalan gadis itu informasikan dulu padaku data-datanya, siapa tau aku kenal juga. Faham kau?&#8221;.<br />
 <img src='http://pakacil.net/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif' alt=':roll:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakacil.net/2012/01/kenal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sepotong Kisah Permen &amp; Es Teh</title>
		<link>http://pakacil.net/2012/01/sepotong-kisah-permen-es-teh/</link>
		<comments>http://pakacil.net/2012/01/sepotong-kisah-permen-es-teh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2012 19:04:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pakacil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah ini Hari]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.net/?p=818</guid>
		<description><![CDATA[Memang, ini akibat senangnya kembali ke SMA tempo hari itu. Jadi ingat bahwa sebiji permen dan segelas es teh itupun bisa bikin senang dan bikin Pak Guru tak bisa berkata apa-apa. Pak Mus panggilannya, guru PSPB. Tentu ini cerita tentang kemenangan dulu, nanti ada waktunya cerita tentang kekalahan, sebab hidup itu memang lengkap, bukan? Pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div class="wp-caption alignleft" style="width: 110px"><img alt="Sepotong Kisah tentang Permen dan Es Teh" src="https://lh5.googleusercontent.com/-43mZez73Qi8/TyO8leBgKcI/AAAAAAAAABs/O_PduiVKIos/s800/lagi_belajar.jpg" title="Sepotong Kisah tentang Permen dan Es Teh" width="100" height="100" /><p class="wp-caption-text">lagi serius</p></div>Memang, ini akibat senangnya kembali ke SMA tempo hari itu. Jadi ingat bahwa sebiji permen dan segelas es teh itupun bisa bikin senang dan bikin Pak Guru tak bisa berkata apa-apa. Pak Mus panggilannya, guru PSPB. Tentu ini cerita tentang kemenangan dulu, nanti ada waktunya cerita tentang kekalahan, sebab hidup itu memang lengkap, bukan?</p>
<p>Pada tahun itu, pemerintah memutuskan sekolah kami mengalami ujicoba belajar 5 hari, sehinggalah baru pulang pada sore hari, istirahat siang sampai jam 2. Terus masuk lagi.<br />
<span id="more-818"></span></p>
<p>Sayanya sih jarang pulang. Lebih memilih untuk menyimpan stok kaos dan sendal di dalam kelas. Sebab ada lemari yang bisa saya gunakan untuk itu. Pun punya sepatu cadangan, yang disimpan untuk menghindari razia sepatu kalo lagi kebetulan makai sepatu yang tidak sesuai aturan.</p>
<p>Waktu itu, sudah siang, terik, pelajaran PSPB. Pak Mus mengajar seperti biasa, suaranya yang khas itu juga seringpun kutirukan.</p>
<p>Sebelum pelajaran dimulai, kuangkat tangan dan setelah dipersilakan, mulailah mengajukan pertanyaan, &#8220;Pak, ini sudah siang. Untuk mengurangi ngantuk, belajarnya boleh sambil makan permen, Pak?&#8221;</p>
<p>Dengan segala kebaikan hatinya, menjawab bolehlah itu Pak Mus. Sayapun girang dan mengucapkan terima kasih. Sebuah permen langsung terbuka bungkusnya dan masuk mulut isinya. Sedap. Kawan-kawan di kelas mungkin iri dan itu salah mereka sendiri. Baru akan mulai Pak Mus, kuangkat tangan lagi. &#8220;Ada apa lagi?&#8221;, Pak Mus bertanyapun.<br />
<img alt="Kampanye Tertib Berlalu-Lintas | Pakacil" src="https://lh3.googleusercontent.com/-cTKGLX_bGD4/TyYf1Pxo0rI/AAAAAAAAACY/OTRTvJj14pU/s800/bn_tertib_lantas_2.png" title="Kampanye Tertib Berlalu-Lintas | Pakacil" class="alignright" width="200" height="205" /><br />
&#8220;Anu&#8230; Pak. Kan permen boleh. Nah, kalau masih ngantuk, lalu misalnya sambil minum es teh biar kurang? Boleh?&#8221;, pertanyaan itu meluncur untuk Pak Mus. Sepintas Pak Mus seperti terlihat mengamati meja saya punya, yang di atasnya hanya ada buku pelajaran, lalu berkata, &#8220;Oh, boleeeeh&#8230;&#8221;.</p>
<p>Ahha&#8230; itu jawaban keren sodara, langsungpun kuucapkan, &#8220;Terima kasih banyak, Pak, makasih&#8221;, dengan tangan yang sigap menuju kolong meja, laci namanya. Segelas es teh manis langsung berpindah tempat dari laci ke atas meja. Pak Mus nampak bengong wajahnya. Aku senang. Kalau ada kawan² yang ngiri, ah&#8230; itu sih salah sendiri <img src='http://pakacil.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Seingatku, besok harinya sudah ada beberapa orang kawan yang ikutan, segelas es teh langsung ada di atas meja mereka. Sementara tidaklah aku. Sebab itu hari pelajaran kimia, yang aku pernah di setrap di depan kelas oleh gurunya. Cerita setrap ini nanti dulu. Aib. Hahaha&#8230; <img src='http://pakacil.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakacil.net/2012/01/sepotong-kisah-permen-es-teh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senangnya Kembali Lagi Ke SMA</title>
		<link>http://pakacil.net/2012/01/kembali-ke-sma/</link>
		<comments>http://pakacil.net/2012/01/kembali-ke-sma/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2012 17:01:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pakacil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kisah ini Hari]]></category>
		<category><![CDATA[Banjarbaru]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[senang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pakacil.net/?p=817</guid>
		<description><![CDATA[Rentang waktu 2 minggu terakhir adalah juga menyenangkan dalam keseharian saya. Karena berkesempatan untuk kembali ke sekolah tercinta, yakni SMAN 2 Banjarbaru. Sebuah sekolah tempat saya pernah menorehkan sejumlah prestasi dan kenakalan, tentu. Bagi yang tidak merasa senang bisa kembali ke sekolahnya, maka hampir dapat dipastikan oleh saya, bahwa saya akan heran. Karena masa SMA [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div class="wp-caption alignleft" style="width: 118px"><img alt="Pelatihan Blog MGMP Matematika SMA di Kota Banjarbaru" src="https://lh3.googleusercontent.com/-bao5fcPUF-0/TyLQdHFc4iI/AAAAAAAACGw/LWPY5Li4E-Q/s144/2012-01-19%252010.31.24.jpg" title="Pelatihan Blog MGMP Matematika SMA di Kota Banjarbaru" width="108" height="144" /><p class="wp-caption-text">Satu Kegiatan</p></div>Rentang waktu 2 minggu terakhir adalah juga menyenangkan dalam keseharian saya. Karena berkesempatan untuk kembali ke sekolah tercinta, yakni SMAN 2 Banjarbaru. <del>Sebuah sekolah tempat saya pernah menorehkan sejumlah prestasi dan kenakalan, tentu.</del></p>
<p>Bagi yang tidak merasa senang bisa kembali ke sekolahnya, maka hampir dapat dipastikan oleh saya, bahwa saya akan heran. Karena masa SMA itu begitu menyenangkan. Sudah bukan anak kecil lagi, tapi kalau mau dibilang tua juga masih nanggung. Satu hal lagi yang pasti, kalau masa sekolahnya hanya selalu menjadi anak baik, maka itupun akan kurang menyenangkan, walau jelas menyenangkan orang tua secara umum.</p>
<p>Untuk apakah saya kembali ke SMA lagi?<br />
<span id="more-817"></span><br />
Berawal dari wali kelas saya waktu SMA yang dengan percaya dirinya main² ke rumah saya, terjadi pembicaraan, dan ingin melaksanakan pelatihan blog bagi para guru matematika tingkat SMA di Kota Banjarbaru. Akhirnya jadilah kegiatan pelatihan itu. Saya diminta jadi fasilitator dan &#8220;mengajar&#8221; para guru tentu.</p>
<p>Tapi tidak akan banyak cerita saya tentang itu. Karena masalah koneksi yang membuat sayanya pening, atau juga masalah kurang sekali tidur yang membuat saya agak <em>hang</em> pada kesempatan pertemuan kali lainnya. Sejumlah hal teknis menjadi catatan saya pribadi baik untuk keperluan otokritik ataupun lainnya.</p>
<p>Saya juga tidak akan bercerita, betapa telah membuat beberapa orang guru ikut menunduk-nunduk, ikut bingung celingak-celinguk ke bawah meja pada sehabis pertemuan pertama. Kenapa begitu? Karenalah saya yang menunduk sampai hampir tiarap duluan, beberapa orang guru bingung jadinya dan ada yang bertanya kenapa.</p>
<p>Saya bilang kalau saya kehilangan tutup spidol dan itu penting bagi saya. Beberapa ikut celingukan ke bawah deretan meja komputer. Tapi lantas ada yang sadar dan bilang itu &#8216;kan cuma tutup spidol. Jadilah saya menjawab, &#8220;Benar Pak, tutupnya, tapi sayangnya spidolnya masih nempel pada tutupnya. Kalau tutup spidolnya ketemu, maka saya yakin spidolnya juga ketemu&#8221;.</p>
<p>Saya jadi tertawapun. Ya&#8230; maaf tentu buat para bapak ibu guru sebab saya tak bisa menahan diri, semua terjadi begitu saja. Tapi setidaknya, itu adalah salah satu tanda, betapa senangnya saya kembali ke sekolah saya dulu. <del>Juga betapa senang melihat siswi jaman sekarang yang duh begitu ya <img src='http://pakacil.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </del></p>
<p>Kesenangan saya ternyata ditakdirkan Tuhan untuk berlanjut, domain ini, akhirnya bisa diambil lagi oleh saya, dan digunakan lagi. Setelah beberapa hari sebelumnya juga <a href="http://ladangjiwa.com/10320/pakacil-estamos-amigo-kita-adalah-kawan" title="terharuuuuuuuu ...." target="_blank">dikagetkan oleh Bundo dengan tulisan di Ladang Jiwanya</a>.</p>
<p>Sungguh, banyak hal yang menyenangkan yang terjadi, itulah yang harus diingat. Saya senangpun bisa kembali, semoga terus begini. Semoga&#8230; Terima kasih untuk semua. <a href="http://pakacil.net/2012/01/kawan-aku-rindu/" title="Kawan Aku Rindu" target="_blank">Aku rindu</a>.<br />
 <img src='http://pakacil.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pakacil.net/2012/01/kembali-ke-sma/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

