|
Setelah terakhir pada awal Ramadhan lalu berbagi cerita tentang "ganjal perut", maka kali ini kembali berbagi tentang hal ini, dan tokoh utamanya kali ini adalah tape ketan, atau dalam Bahasa Banjar biasa disebut sebagai Tapai Baras, atau Tapai Lakatan. Ini diaaaaa....
|
|
Memang masih ada lanjutannya...
|
|
|
Pernah dengar Ikan Peda?
Ikan itu merupakan salah satu jenis lauk favorit, terutama karena dagingnya yang banyak dan enak plus kurangnya kerepotan akibat tulang-tulang ikan. Banyak ragam makanan yang bisa diolah dari jenis Ikan ini. Satu yang paling fenomenal dan nikmat adalah Peda Isi, yang tulangnya dilepas itu dan di isi dengan ragam bumbu. Tapi sayangnya untuk ragam ini tidak ada skrinsutnya, karena sudah cukup lama menikmatinya, made by mama ...
Paling umum, Ikan Peda ini digoreng. Itu juga sudah enak, karena tekstur dan rasa dagingnya itu lho... Ada juga yang dipepes, tapi aku kurang suka, masih lebih enak yang di bakar, sebagaimana ini :
|
|
Memang masih ada lanjutannya...
|
|
|
Pernah mendengar Anabas testudineus Bloch? Nama itu juga baru kutahu baru-baru ini dengan bantuan paman gugel. Namun kalau nama Papuyu? tentu sangat banyak yang sudah mendengarnya, terutama penggemar ikan air tawar, apalagi mereka yang berdomisili di Kalimantan. Papuyu merupakan salah satu jenis ikan yang ada di sini. Kalau di daerah lain kalau tidak salah juga dikenal dengan nama Betok.
Rasa yang manis merupakan salah satu hal yang mengundang selera. Bakar dan goreng merupakan dua metode utama untuk menyantapnya. Pilihan sayur terserah saja, mau berkuah atau sejenis lalapan saja, di padu padan saja. Prinsipnya, papuyu memang uenak, apalagi papuyu umumnya merupakan lauk yang bukan hasil budi daya, jelas alami. Nah, kalau edisi khusus mana kutahu, memangnya ada tambaknya?

|
|
|
Penggemar ikan, baik itu ikan laut atau sungai (-utamanya sungai sih) mungkin patut mencoba menu ini kalau belum pernah mencicipinya. Ikan ini adalah ikan (iwak) Saluang (Rastora). Paling enak (-bagiku) kalau digoreng cenderung kering, karena kalau dimakan akan terasa sedikit (-bahkan banyak) kriyuk-kriyuk, mirip kerupuk. Bahkan, entah kenapa seorang rekan yang berada di Makassar sana, memiliki julukan tersendiri untuk saluang, ikan baby blue katanya. (Padahal kalau tidak salah, baby blue ini adalah istilah dulu untuk penyakit pada bayi yang disebutkan pada film Something The Lord Made).
Untuk menikmati saluang basanga (goreng) ini paling tedaaap adalah dengan ditemani sayuran yang berkuah, bukan lalapan. Sayur bening misalnya, adalah rekan nasi yang menyenangkan untuk menyantapnya. Percayalah... hemmm...

|
|
|
| kisah Pakacil sebelumnya |
|