
| Paisan/Pepes Patin |
|
| Selasa, 15 April 2008 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Masih dengan edisi Patin :![]() Pais atau Pepes Patin merupakan salah satu menu favoritku. Patin yang dipanggang dengan racikan beragam bumbu ini memang berbeda-beda rasanya, tergantung si pembuat. Kalau tidak salah, di Kalimantan Selatan sendiri terdapat perbedaan dasar untuk menu yang sama ini. Perbedaan ini terletak pada bumbu. Tapi seringkali, perbedaan rasa ini tidak terlalu ketara, apalagi saat perut sudah menuntut.
Terima kasih telah memberikan pendapat
Pesan yang tidak terkait topik mohon dimuat pada buku tamu ya... :) 3.22 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||


| Kaingatan kuitan tarus Ada nang ingatlah wan Julak Ibud, nang mati diigut buhaya. Ada jua pang sudah kisahnya. Nangini pulang kisah anaknya Julak Ibud, Ijun, sapupu dua kali si Kacil. Subujuranya ngaran Ijun nitu Joni,... tuntungakan ! kalu kapuhunan ! |
| Kisah nang lainnya ... |

| Banjarbaru di Kepala Saya (01) selengkapnya ... |
| Terus Mengitari Banjarbaru ... |

| Surat Pengunduran Diri Seorang Caleg selengkapnya ... |
| Mungkin di sudut lain ... |


- Bukan Gambar Gadis atau Kartun !
- Banjarbaru di Kepala Saya (01)
- Soal Teken Meneken
- Surat Pengunduran Diri Seorang Caleg
- Dunia Memang Sempit
- Saya Pilih Tuuuut, bukan Uut !
- Rentetan Ucapan Selamat Hari Ini
- Akhirnya Semua Akan Tumbang
- Apa Bedanya Pak?
- Petikan dari Sebuah Pidato
- Mendapat dan Menanti Kabar
- Presiden SBY Marah (lagi) !?
- Perut yang Terburai





