




| Kandangan, Tanuhi dan Doa Saya |
| Selasa, 30 Desember 2008 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Sudah beberapa hari rupanya saya tidak menuliskan atau bercerita sesuatu, mungkin ini tidak masalah. Tapi berbanding lurus dengan itu, saya juga belum menjawab pesan dari beberapa rekan, ini yang bisa jadi masalah bagi saya. Beberapa hari terakhir ini saya tenggelam dalam kepadatan akhir tahun dan juga beberapa hal, tapi saya harus kembali, dan hari ini saya kembali.
28 Desember 2008, saya mengawali hari dengan cukup cepat karena akan ikut serta berangkat ke Kandangan. Sebuah acara yang telah dipersiapkan selama beberapa waktu sebelumnya. Setrika pakaian sudah saya lakukan pada malam harinya, dan saat pagi menjelang, saya tinggal mandi untuk kemudian mengenakannya. Setelah anggota rombongan komplit terkumpul, iring-iringanpun berjalan. Satu lagi hari yang indah akan dilalui. eng... ing... eng.... Acara pertama yang dilakukan adalah sosialisasi dan silaturahmi Komunitas Blogger Kayuh Baimbai dengan Komunitas Blogger Pahuluan. Pertama datang saya sudah dibuat kaget dan malu melihat sebuah banner ucapan selamat datang yang terpasang di pagar aula Kantor Wakil Bupati tersebut. Rasa malu timbul justru karena dapat dikatakan terlambat datang, setelah sebelumnya harus mampir beberapa kali karena adanya beberapa kejadian.
Setelah bertemu langsung dengan Pak Syam, yang juga merupakan Ketua KBP, saya mendapatkan informasi bahwa yang berhadir pada acara kali ini adalah siswa dan pengajar dari sejumlah sekolah di Kab. HSS. Luar biasa... ![]() Suasana Sosialisasi dan Silaturahmi Ketua Acara sosialisasi dan silaturahmi ini ditutup dengan makan Katupat Kandangan (rasanya kurang mantap kalau dituliskan menjadi Ketupat Kandangan) di tempat yang telah disediakan oleh rekan KBP. Ini juga menu yang mantap... Sayang sekali, Ju tidak bisa makan katupat kandangan. ![]() seriusnya antri katupat kandangan Acara terakhir Kayuh Baimbai pada hari itu adalah Wisata Baimbai ke Tanuhi, sebuah lokasi wisata di Kab. Hulu Sungai Selatan. Perjalanan dari pusat kota Kandangan ke Tanuhi dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit, dengan melintasi jalan aspal dengan kualitas baik serta berkelok-kelok khas pegunungan. Saya kebetulan berada di rombongan paling depan bersama Pak Syam, yang juga menunjukkan jalan pada kami. ![]() Hijaunya alam menuju Tanuhi Sesampainya di Tanuhi, bukanlah kolam renang, bukan pula kolam air panas, apalagi kolam anak-anak yang menarik perhatian saya. Tapi sebuah sungai. Sungai yang mengalir deras dengan bebatuan di dalamnya, Ahha... ini yang lebih menarik minat saya. Dengan ditemani rekan-rekan KBP, saya menuju sungai. ![]() Sungai Tanuhi yang indah, mantap... Sementara sebagian kawan masih melakukan observasi, ada juga yang lagi ganti kostum untuk ke kolam, saya sudah menyelamatkan sejumlah barang-barang pribadi dan memasukkan ke dalam tas. Pakaian? tidak usah khawatir, saya sudah memutuskan bahwa akan bercebur dengan pakaian lengkap yang masih melekat di badan. Pakaian ganti saja yang sudah saya persiapkan. Begitu berada di tepi sungai, saya langsung kalap. Meletakkan tas plus lepas sepatu, lansunglah bergerak ke sungai. Kesimpulannya, saya langsung kalap, bermain air sepuasnya. ![]() ahh.. itu sih saya lagi siap-siap lupa diri... Sungguh, sebuah lagi hari yang indah. Terima kasih saya untuk rekan-rekan Komunitas Blogger Pahuluan, yang telah mengorganisir acara dengan begitu bagus. Mohon maaf jika tamunya agak sedikit kurang tau diri, dan yang dapat dipastikan adalah banyak diantara kami yang lupa diri. Melihat alam Tanuhi yang begitu rupa, mau tak mau membuat saya berdoa, dan doa saya adalah... Semoga di bawah alam yang tampak menghijau itu tak terkandung kekayaan alam berupa batu bara, bijih besi dan lain sejenisnya. Karena saya tak sanggup membayangkan jika disana terdapat kandungan kekayaan alam yang luar biasa banyaknya, saya tak sanggup membayangkan bagaimana air liur para pengusaha Catatan: karena saya sibuk main air saat di Tanuhi, maka camera saya berada di tangan Carbone yang mengambil foto kesana-kemari, termasuk 2 foto yg ada sungainya di atas.
Hanya anggota terdaftar yang dapat menuliskan komentar!
Mohon Pengertiannya...
Komentar Tak Sesuai Topik dan/atau Komentar Lain pada suatu Topik Harap dimuat pada Buku Tamu 3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|