|
Rabu, 19 November 2008 |
ahh... setelah saya perhatikan betul-betul, sudah cukup lama saya tidak menuliskan sesuatu dalam kategori Mengitari Banjarbaru pada magazineblog saya ini. Entah karena apa, bisa jadi karena akhir-akhir ini tenggelam dalam berbagai lamunan dan pekerjaan sehingga sejenak mengistirahatkan panca indera saya mengitari Banjarbaru.
okehhh.. sodara sodari, kali ini saya akan bercerita tentang kota yang telah membesarkan saya ini. Kota yang menyimpan banyak hal dalam memori jangka pendek dan panjang saya. Tarik nafas sendiri dalam-dalam, jangan tarik nafas orang lain, sebab saya akan mulai...
|
|
Memang masih ada lanjutannya...
|
|
|
Sabtu, 11 Oktober 2008 |
 Satu hal yang rasanya sangat sulit untuk menjadi kenyataan bagi diri saya adalah jika saya tiba-tiba memperoleh sesuatu yang tidak bisa saya kategorisasikan sebagai sebuah keberuntungan atau kemalangan. Sesuatu itu adalah misalkan saya beranjak keluar dari pertapaan saya ini sudah disapa dengan ramah oleh Sigi Wimala, begitu melanjutkan perjalanan dalam gang kembali berpapasan dan diberikan sebuah senyumnya Artta Ivano. Begitu keluar dari mulut gang menuju jalan besar, saya tiba-tiba diminta mampir oleh Mulan Jameela untuk mendengarkan sedikit dendangnya. Saya meneruskan perjalanan, di tengah jalan saya kembali bersua dengan Dessy Ratnasari untuk di ajak ngobrol barang sejenak.
Sungguh, itu jelas sebuah hil yang mustahal, kalau boleh mengutip kata-kata Asmuni. Kalau pun tak boleh ya sudah, karena saya sudah terlanjur mengutipnya. Namun, sekalipun mustahil, tetap saja saat ini saya merasa terus menerus ditatap para seleb pada tingkatan yang berbeda, namun jelas sama, yakni kadang kadang bisa bikin gregetan.
|
|
Memang masih ada lanjutannya...
|
|
|
Sabtu, 04 Oktober 2008 |
 Lebaran kali ini, shalat 'Id di lapangan Murdjani Banjarbaru. Jamaah kali ini jauh lebih banyak dari pada beberapa tahun terakhir, karena tahun ini memang lebaran secara umum berbarengan, 1 Oktober 2008. Selain sejumlah ormas Islam besar berhari raya di hari yang sama, lebaran kali ini juga berbarengan dengan Hari Kesaktian Pancasila, walaupun saya dapat menjamin sepenuhnya bahwa kian penuhnya lapangan bukan karena faktor yang terakhir ini.
Shalat 'Id memang selalu sama, 2 rakaat, tak mungkin di rubah. Ceramah sang khatiblah yang bisa berganti-ganti topiknya tiap tahun. Suasana shalat 'Id kali ini pun ditingkahi dengan kampanye politik murahan dari salah satu partai di Banjarbaru yang membagikan air mineral plus permen dengan disertai daftar calegnya. Ya... itu memang usaha, saya berdoa semoga keadilan dan kesejahteraan bisa diwujudkan dengan cara itu. Karena kalau bisa, artinya kita akan cukup mudah mewujudkannya.
|
|
Memang masih ada lanjutannya...
|
|
|
Kamis, 25 September 2008 |
Kepada Yth. :
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Intan
di tempat,
Dengan hormat,
 Mohon jangan sampai lupa menutup kembali galian yang baru saja dilakukan. Tolong perhatikan betul-betul itu rekanan yang melakukan pekerjaan. Jangan sampai nanti seenaknya meninggalkan pekerjaan tanpa merapikan. Maaf, ini bukan berprasangka buruk, tapi sudah kejadian, ini buktinya ...
Perlu diketahui, di Banjarbaru itu sudah terbiasa mengembalikan sesuatu sebagaimana awalnya dalam sebuah pekerjaan. Jalan aspal kalau dibolongi ya kembalikan lagi, jangan macam galian untuk pipa PDAM tempo hari yang sampai hari ini belum dibenahi.
|
|
Memang masih ada lanjutannya...
|
|
|
Kamis, 11 September 2008 |
 Sejumlah media massa kemarin memberitakan tentang tingkat disiplin anggota DPRD Kota Banjarbaru. Ada yang dikatakan sudah selama tiga bulan tak masuk kantor. Salah satu berita tak menyebutkan identitas, namun ada juga media yang menyebutkan inisial. AMH namanya. AMH? Inisial itu hanya merujuk pada Agus Mulya Husin, aggota DPRD Kota Banjarbaru dari Partai Bintang Reformasi daerah pemilihan Banjarbaru I. Kalau tidak salah, untuk pemilu 2009 kembali mencalonkan diri.
Kenyataan ini diungkap oleh Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Arie S. (Golkar) dan Ketua Badan Kehormatan, Joko (PDIP) DPRD Kota Banjarbaru. Untuk apa mengungkap hal ini? Kenapa tidak mengungkap dari sisi lain?
|
|
Memang masih ada lanjutannya...
|
|
|
Jumat, 05 September 2008 |
 Apa yang luar biasa dari hal ini? mungkin tidak ada, tapi mungkin pula ada. Saat yang mengusulkan dan merencanakan hal ini seorang Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru tentu bisa menjadi hal yang luar biasa dan memancing tanda tanya. Dasar pemikiran dari usul dan rencana ini adalah ketidakinginan agar para caleg perempuan sekedar menjadi calon penggembira. Inilah yang diutarakan oleh Ketua KPU Banjarbaru.
Tetap saja aku tak bisa menahan tawa mendengar usulan ini. Melecehkan usulan inikah?
|
|
Memang masih ada lanjutannya...
|
|
|
| kisah Pakacil sebelumnya |
|