
| Atas Nama |
|
| Minggu, 15 Juni 2008 | ||||||
|
Rossa juga menyanyikan sebuah lagu yang berjudul atas nama cinta. Begitu banyak kejadian yang mengatasnamakan cinta ini. Pada kejadian lain, begitu banyak unjuk rasa pro-kontra atas sebuah hal, atas nama demokrasi dan kebebasan berpendapat. Bahkan yang paling menggelikan adalah, adanya kekerasan atas nama agama, yang terakhir ini betul-betul lucu.
Kalau sudah menyangkut sebuah sistem organisasi dalam bentuk apapun, maka tentu ada aturan mainnya soal atas nama ini. Tidak sembarangan orang dapat bicara mengatasnamakan sistem organisasi itu. Kalau setiap orang dalam sebuah wadah yang berwujud organisasi berbicara atas nama organisasi, padahal sesungguhnya atas nama pribadi, maka tunggulah kerancuan dan kekacauan yang akan muncul menyapa. Sungguh, bicara atas nama dan mengatasnamakan itu bisa sangat tidak mudah dan mengandung banyak konsekuensi. Bisa jadi hikmah yang kurang penting:
Terima kasih telah memberikan pendapat
Pesan yang tidak terkait topik mohon dimuat pada buku tamu ya... :) 3.22 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||


| Kaingatan kuitan tarus Ada nang ingatlah wan Julak Ibud, nang mati diigut buhaya. Ada jua pang sudah kisahnya. Nangini pulang kisah anaknya Julak Ibud, Ijun, sapupu dua kali si Kacil. Subujuranya ngaran Ijun nitu Joni,... tuntungakan ! kalu kapuhunan ! |
| Kisah nang lainnya ... |

| Banjarbaru di Kepala Saya (01) selengkapnya ... |
| Terus Mengitari Banjarbaru ... |

| Surat Pengunduran Diri Seorang Caleg selengkapnya ... |
| Mungkin di sudut lain ... |


- Bukan Gambar Gadis atau Kartun !
- Banjarbaru di Kepala Saya (01)
- Soal Teken Meneken
- Surat Pengunduran Diri Seorang Caleg
- Dunia Memang Sempit
- Saya Pilih Tuuuut, bukan Uut !
- Rentetan Ucapan Selamat Hari Ini
- Akhirnya Semua Akan Tumbang
- Apa Bedanya Pak?
- Petikan dari Sebuah Pidato
- Mendapat dan Menanti Kabar
- Presiden SBY Marah (lagi) !?
- Perut yang Terburai

Sebagai warga negara yang telah belajar sedikit sejarah negara dan bangsa ini di sekolah dasar sampai menengah, tentu sangat mengenal dengan kalimat berikut: Atas nama Bangsa Indonesia, Soekarno Hatta. Ini adalah penutup proklamasi negara ini. Soekarno - Hatta memang diakui sebagai representasi seluruh rakyat Indonesia untuk mengumandangkan pernyataan kemerdekaan diri negara ini dari para penjajah. Demikianlah naskah hasil ketikan Sayuti Melik. Pada naskah Hatta, A Soebardjo, yang dibantu oleh Soekarno sebagai pencatat, klausa Atas Nama Bangsa Indonesia tersebut berbunyi Wakil2 Bangsa Indonesia. (


